Semua orang
pasti menggunakan bahasa dalam percakapan maupun menyampaikan sesuatu, entah
itu perempuan ataupun laki-laki. Dalam keseharian kita, kita tidak dapat luput
dari namanya bahasa. Dalam hal ini bahasa merupakan sesuatu yang terikat dengan
keseharian kita.
Tentunya saya juga menggunakan bahasa dalam percakapan
sehari-hari dan menyampaikan sesuatu.
Dalam
konteks ini, tentunya beda individu beda pula gaya berbahasanya. Ada yang
menggunakan bahasa daerah, bahasa gaul, bahasa alay, bahasa campuran, hingga
bahasa yang bertaraf internasional. Saya sendiri dalam penggunaan bahasa masih
kocar-kacir amburadul nggak karuan. Contohnya saja tulisan saya ini, hehe.
Dalam
keseharian saya, saya banyak menemukan gaya bahasa yang berbeda beda dari tiap-tiap
individu. Mereka ada yang menggunakan bahasa jawa, bahasa madura, bahasa
campuran, bahasa indonesia, dan lain sebagainya yang aku tidak ketahui maknanya,
wkwk. Dari situ saya bisa mengerti banyak hal. Aku bisa mengerti beragam bahasa
dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Yaa meskipun sedang dalam proses
menggunakan bahasa yang baik dan komunikatif, wkwk.
Hal pertama
yang saya pikirkan ketika berbincang dengan seseorang yang lebih tua dari saya
adalah bahasa apa yang harus saya gunakan. Karena saya takut kebablasan ngeluarin
kata-kata yang sekiranya tidak sopan. Beruntungnya saya masih punya sedikit bekal
cara berbahasa yang baik dan sopan kepada orang yang lebih tua, meskipun bahasanya
campur aduk, hihi.
Jawa-Indo
adalah bahasa yang saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari saya. Ketika
bertemu dengan teman sebaya saya menggunakan bahasa Jawa suroboyoan, haha. Tapi
ketika bertemu dengan orang yang lebih tua maupun orang yang baru kenal, saya lebih
condong menggunakan bahasa Jawa kromo dan saya selingi dengan bahasa Indonesia
ketika saya tidak tahu harus membalas percakapan dengan bahasa kromo, wkwk.
Ada banyak
beragam bahasa sih di negara Indonesia tercinta ini. Pulaunya saja dari Sabang
sampai Merauke. Jelaslah banyak sekali ragam bahasanya di tiap-tiap daerah. Nah,
saya sendiri beralokasi di pulau Jawa, tepatnya di Sidoarjo Jawa Timur. Maka
dari itu saya masih berusaha untuk bisa menggunakan bahasa Jawa dengan tata
krama yang elok dan nggak suroboyoan biar sopan gitu, hihi..
Oke, saya kira
cukup sekian dulu dari cerita singkat dari saya. Apabila terdapat kata-kata
yang tidak berkenan dihati pemirsa mohon dimaafkan, right? Haha. Wassalamu’alaikum
Warrahmatullah Wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar