Rabu, 07 Oktober 2015

Jenis-Jenis Penelitian


Berikut ini adalah penjabaran dari jenis-jenis penelitian beserta definisinya yang saya ambil dari berbagai sumber di internet. Apabila terdapat kesalahan mohon dimaafkan.
#Penelitian
          Penelitian adalah suatu langkah atau cara manusia untuk memecahkan suatu permasalahan yang perlu diuji kebenarannya dengan berasaskan unsur rasional, empiris, sistematis, dan logis.

         Menurut sumber-sumber referensi yang telah saya baca, bahwa jenis penilitan terbagi menjadi beberapa golongan dengan berdasarkan kajian-kajian tertentu, diantaranya; penelitian berdasarkan penggunaan hasil, tujuan, bidang ilmu, tempat penelitian, pendekatan, taraf penelitian, metode, dan waktu. Berikut penjelasannya.
·         Berdasarkan Penggunaan Hasil
Jenis penelitian bila dilihat dari segi penggunaannya dapat digolongkan menjadi:
1.      Penelitian dasar atau penelitian murni ( pure research ) LIPI memberi definisi sebagai berikut. Penelitian dasar adalah setiap penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah atau untuk menemukan bidang penelitian baru tanpa suatu tujuan praktis tertentu. Artinya kegunaan hasil penelitian itu tidak segera dipakai namun dalam waktu jangka panjang juga akan terpakai.
2.      Penelitian terapan ( applied research ). Penelitian terapan ialah setiap penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah dengan suatu tujuan praktis. Berarti hasilnya diharapkan segera dapat dipakai untuk keperluan praktis. Misalnya penelitian untuk menunjang kegiatan pembangunan yang sedang berjalan, penelitian untuk melandasi kebijakan pengambilan keputusan atau administrator.
Dilihat dari segi tujuannya, penelitian terapan berkepentingan dengan penemuan-penemuan yang berkenan dengan aplikasi dan sesuatu konsep-konsep teoritis tertentu.
·       Berdasarkan Tujuan Penelitian
Berdasarkan klasifikasi ini, penelitian bisa dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a.     Penelitian Exploratif
Penelitian ini dilakukan untuk menggali suatu gejala yang relatif masih baru. Dapat dikatakan bahwa ada suatu  fenomena atau gejala yang selama ini belum pernah diketahui atau dirasakan.
Contoh yang paling nyata adalah penelitian tentang penemuan virus baru. Dalam ilmu sosial studi kelayakan merupakan jenis penelitian yang berupa mengeksplorasi tentang suatu fenomena yang baru. Mengingat bahwa topik yang akan diteliti merupakan topik yang baru, penelitian ini biasanya memiliki sifat kreatif, fleksibel, serta terbuka bagi berbagai informasi yang ada. Biasanya penelitian ini menghasilkan teori-teori yang baru, pengembangan dari teori yang sudah ada. Dengan topik atau gejala yang baru, maka seringkali penelitian ini diidentikkan dengan penelitiaan yang selalu menggunakan pertanyaan “APA” dan “SIAPA” dalam menggali informasi. Tujuan dari penelitian eksplorasi sendiri adalah; mengembangan gagasan dasar mengenai topik yang baru dan memberikan dasar bagi penelitian lanjutan.
b.      Penelitian Pengembangan
Bertujuan untuk mengembangkan hasil penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, baik pengembangan ilmu murni maupun untuk terapan
c.       Penelitian Verifikatif
Penelitian yang bermaksud mengulangi penelitian dengan maslah dan obyek yang sama, dengan tujuan mengoreksi penelitian sebelumnya.
·         Berdasarkan Bidang Ilmu
1.      Penelitian Esakta
Penelitian esakta lebih mengutamakan data dri hasil-hasil eksperimen. Penelitian ini sebagian besar dengan perhitungan-perhitungan dan analisis kuantitatif. Dapat diadakan kapan saja, dan bila di tes lagi, peluang terjadi persamaan lebih besar. Dengan kata lain, generalisasikan dapat diterapkan pada penelitian lain, sejauh variabelnya sama. Contohnya, daya tembus sinar radioaktif (α, β, γ). Dibagi menjadi beberapa disiplin ilmu, yaitu
– Biologi
– Kimia
– Fisika
– Kedokteran
– Astronomi
– Geologi
– Geografi
2.      Penelitian non-Esakta
Penelitian non-esakta lebih menekankan pada pola-pola hubungan dan tatanan dalam masyarakat. Kejadian bersifat situasional dan dinamis, tergantung pada kondisi sosiokultural masyarakat. Pengolahan data menggunakan analisis kualitatif Sulit digeneralisasikan meskipun variael-variabelnya sama. Contohnya, penelitian mengenai budaya masyarakat migran, presepsi masyarakat terhadap modernisasi. Dibagi menjadi beberapa bidang ilmu diantaranya
– Agama/Teologi
– Sejarah
– Antropologi
– Sosiologi
– Pendidikan
– Psikologi
– Filsafat


·      Berdasarkan Tempat Penelitian
1.      Penelitian pustaka (Library Research), suatu penelitian yang yang dilakukan di ruang perpustakaan untuk menghimun dan menganalisis  data yang bersumber dari perpustakaan, baik berupa buku, majalah ilmiah, kisah-kisah sejarah, dokumen- dokumen maupun materi perpustakaan lainnya yang dapat dijadikan rujukan dalam penulisan ilmiah.
2.      Penelitian laboratorium, suatu penelitian yang dilakukan di dalam laboratorium yaitu suatu tempat yang dilengkapi perangkat khusus untuk melakukan penyelidikan terhadap gejala tertentu melalui tes-tes atau uji yang juga dilakukan untuk menyusun karya ilmiah.
3.      Penelitian Lapangan yatu suatu penelitian yag dilakukan di lapangan atau di lokasi penelitian, suatu tempat yang dipiih sebagai lokasi untuk menyelidiki gejala objektif yang juga dilakukan dalam rangka penyusunan karya ilmiah.

·         Berdasarkan Pendekatan
1.      Penelitian Asessment, Penelitian ini dalam kasus-kasus management atau ekonomi digunakan untuk penilaian suatu proyek dimulai sampai akhir proyek, sehingga kredibilitas peneliti sangat diutamakan.
2.       Penelitian Evaluasi, mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi disini mencakup formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan).
3.      Penelitian Case Study, Penelitian ini bersifat mendalam dengan penekanan pada kasus-kasus yang spesifik yang terjadi pada satu rentang waktu yang ketat.

·         Berdasarkan taraf penelitian:
1. Penelitian diskriptif
Penelitian jenis ini menghasilkan penelitia yang tarafnya memberikan penjelasan / gambaran tentang ciri - ciri suatu gejala yang diteliti.
2. Penelitian assosiatif / korelasional
Penelitian yang menjelaskan hubungan antara dua variable atau lebih akan tetapi tidak dapat memberikan bukti variable mana yang bertindak sebagai penyebab dan variable mana yang bertindak sebagai akibat.
3. Penelitian kausal
Penelitian yang dapat memberikan penjelasan secara konkrit tentang variable mana yang bertindak sebagai penyebab dan variable mana yang bertindak sebagai akibat.
·         Berdasarkan Metode
1.      Penelitian Survei, Peneliti mengajukan pertanyaan tertulis, baik yang telah tersusun dalam kuisioner maupun dalam wawancara.
2.      Penelitian Eksperimen, Dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian serta diadakan kontrol terhadap variabel tertentu; Untuk pengujian hipotesis tertentu; dimaksudkan untuk mengetahui hubungan hubungan sebab - akibat variabel penelitian; Konsep dan varaiabelnya harus jelas, pengukuran cermat. Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta berapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menjediakan kontrol untuk perbandingan.
3.      Studi Kasus, Mempelajari secara intensif latar belakang serta interaksi lingkungan dari unit yang menjadi subjek; tujuannya memberikan gambaran secara detail  tentang latar belakang, sifat, karakteristik yang khas dari kasus, yang kemudian dijadikan suatu hal yang bersifat umum. Hasilnya merupakan suatu generalisasi dari pola-pola kasus yang tipikal. Ruang lingkupnya bisa bagian / segmen, atau keseluruhan siklus /aspek. Penelitian ini lebih ditekankan kepada pengkajian variabel yang cukup banyak pada jumlah unit yang kecil

·         Klasifikasi  Penelitian Berdasarkan Dimensi Waktu
Berdasarkan dimensi waktu, penelitian bisa dibedakan menjadi 2 macam penelitian, yaitu:
a.    Penelitian Cross-sectional
Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dalam satu waktu tertentu. Penelitian ini hanya digunakan dalam waktu yang tertentu, dan tidak akan dilakukan penelitian lain di waktu yang berbeda untuk diperbandingkan.
Satu hal yang diingat bahwa pengertian satu waktu tertentu tidak bisa hanya dibatasi pada hitungan minggu, bulan atau  tahun saja. Tidak ada batasan baku untuk menunjukkan  satu waktu tertentu. Akan tetapi, yang digunakan adalah bahwa penelitian itu telah selesai. Dengan demikian, bisa saja seorang melakukan penelitian di bulan Januari, kemudian karena ada keperluan mendesak, pada bulan Februari dan Maret, ia kembali ke rumahnya. Pada bulan April, ia kembali lagi kelapangan untuk meneruskan pengumpulan data. Sekalipun peneliti mendatangi lokasi penelitian sebanyak dua kali, ia tetap dikategorikan melakukan penelitian cross-sectional. Dengan demikian, konsep satu waktu tertentu dalam satu penelitianlah yang digunakan untuk menentukan bahwa penelitian itu merupakan penelitian cross-sectional.
b.     Penelitian longitudinal
Penelitian jenis ini dilakukan antarwaktu. Dengan demikian, setidaknya terdapat dua kali penelitian dengan topik dan gejala yang sama, tetapi dilakukan dalam waktu yang berbeda. Namun bukan berarti jika ada dua penelitian yang dilakukan dalam waktu yang berbeda dengan topik yang sama selalu dikategorikan ke dalam penelitian longitudinal, tetapi ada kata kunci yang harus dipegang, yaitu adanya upaya perbandingan antara hasil penelitian. Dengan kata lain, penelitian longitudinal sudah direncanakan sejak awal penelitian, dan bukannya secara kebetulan terjadi.
Penelitian longitudinal merupakan penelitian yang mencoba melihat perubahan yang terjadi. Penelitian longitudinal terbagi lagi ke dalam tiga bentuk, yaitu:
a. Panel studi, yaitu peneliti mengamati kelompok orang-orang yang sama dalam kurun waktu yang berbeda.
b. Time series, yaitu peneliti mengumpulkan tipe informasi yang sama mengenai perubahan gejala dari sekelompok orang dalam waktu yang berbeda.
c. Cohort studi, yaitu peneliti mengamati perubahan gejala pada pada sejumlah responden dengan karakteristik yang sama – bisa dilihat dari pengalaman hidup yang dimilikinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar